
(desawunutklaten.id) Pada hari Rabu, 14 Januari 2026 Kader kesehatan desa wunut melaksanakan posbindu, Posbindu adalah singkatan dari Pos pembinaan terpadu, Program Posbindu masih menjadi strategi dari Kemenkes sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat yang sekaligus upaya Promotif dan Kuratif, dalam menanggulangi penyakit tidak Menular (PTM). Tujuan dari kegiatan posbindu di desa wunut adalah meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM sehingga sasaran dari kegiatan ini adalah kelompok masyarakat sehat, berisiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas

Masalah kesehatan masyarakat yang dihadapi saat ini adalah makin meningkatnya kasus PTM adalah
penyakit yang bukan disebabkan oleh infeksi kuman termasuk penyakit kronis degeneratif, antara lain penyakit jantung, diabetes melitus (DM), kanker, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan gangguan akibat kecelakaan dan tindak kekerasan.

Upaya yang dilakukan kader kesehatan desa wunut dalam pengendalian PTM dibangun berdasarkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap ancaman PTM melalui Posbindu PTM. Pengembangan Posbindu PTM merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan, diselenggarakan berdasarkan permasalahan PTM yang ada di masyarakat dan mencakup berbagai upaya promotif dan preventif serta pola rujukannya.
Kegiatan posbindu desa wunut dilaksanakan 1x dalam sebulan , berkeliling setiap RW di desa wunut di bawah bimbingan Ibu endah setyaningrum selaku bidan desa wunut, dengan dibantu 14 kader desa wunut diantaranya : Ibu irma meikhawati, ibu dwi nur hayati, ibu linda estianingsih, ibu vida astutiningsih, ibu lisa faranika, ibu nur rohmah, ibu wagiyem, ibu indrati, ibu ani sri hastuti, ibu tri haryani, ibu aprilia aldear, ibu isnaini nur ekowati , ibu istanti, dan ibu harini.

Kegiatan Posbindu desa wunut terdiri dari beberapa kegiatan, diantaranya :
pertama adalah monitoring faktor resiko bersama PTM secara rutin dan periodik. Rutin berarti Kebiasaan memeriksa kondisi kesehatan meski tidak dalam kondisi sakit. Periodik artinya pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala.
Kedua Konseling faktor resiko PTM tentang diet, aktifitas fisi, merokok, stress dll.
Ketiga, Penyuluhan / dialog interaktif sesuai masalah terbanyak.
Keempat, Aktifitas fisik bersama seperti olah raga bersama, kerja bakti dll.
kelima, Rujukan kasus faktor resiko sesuai kriteria klinis
Harapannya setelah mengikuti kegiatan posbindu, para warga desa wunut bisa lebih memperhatikan kesehatannya sendiri dan keluarga. Mampu lebih menjaga pola hidup dan pola makannya menjadi lebih sehat. Bagi yang memiliki riwayat PTM lebih bisa terkontrol atau tidak masuk dalam kategori buruk dan bagi yang sehat bisa dapat dicegah dan dikendalikan lebih dini.

Ayo terapkan gaya hidup yang sehat , Sehat jasmani, sehat rohani dan sehat ekonomi….
Penulis : admin Desa Wunut
editor : Dwi Nur Hayati