Kamis, 22 Okt 2026
Senin, 19 Okt 2026 Kat : Berita Desa

TINGKATKAN PENGELOLAAN ASET DESA: DESA WUNUT MENJADI LOKASI STUDI TIRU DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BREBES

Wunut, 19 Oktober 2026 – Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, menjadi salah satu tujuan kunjungan studi tiru Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pemerintah daerah serta pemerintah desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset desa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober 2026, ini menjadi bagian dari upaya mempelajari praktik pengelolaan aset desa agar dapat dikembangkan secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

4 menit baca
Dilihat : 8x

Rombongan dari Kabupaten Brebes dipimpin oleh Sumarno, S.Pd., M.Si., selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Brebes. Rombongan terdiri atas jajaran pejabat dan staf yang membidangi pengelolaan aset serta sejumlah kepala desa yang tergabung dalam Paguyuban Kepala Desa Tali Asih Kabupaten Brebes. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai pengelolaan aset desa dan pengembangannya sebagai salah satu potensi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistiya Setiyawan, menyampaikan pemaparan materi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan aset desa. Pemaparan ini menjadi bagian penting dalam kegiatan studi tiru karena memberikan kesempatan kepada rombongan untuk memperoleh penjelasan langsung dari pemerintah desa mengenai upaya mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa. Melalui pemaparan tersebut, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan dan referensi yang dapat dipertimbangkan untuk diterapkan sesuai dengan kondisi, potensi, serta kebutuhan masing-masing desa di Kabupaten Brebes.

Pembahasan dalam kegiatan studi tiru ini berfokus pada keterkaitan antara pengelolaan aset desa, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes). Aset desa memiliki potensi untuk memberikan nilai tambah apabila dikelola secara terencana, produktif, transparan, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, pengelolaan aset tidak hanya berkaitan dengan pendataan dan pemeliharaan kekayaan desa, tetapi juga mencakup upaya pemanfaatannya agar dapat mendukung kegiatan ekonomi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengembangan BUMDes juga menjadi salah satu aspek penting dalam pembahasan. Melalui pengelolaan usaha yang sesuai dengan potensi lokal, aset desa dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif. Pengelolaan yang baik diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan desa, serta mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaksanaannya tentu perlu disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa serta didukung oleh tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Selain membahas pengelolaan aset dan pengembangan BUMDes, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pertukaran informasi dan pengalaman antara pemerintah desa dan jajaran Dinpermades Kabupaten Brebes. Melalui diskusi dan pemaparan materi, peserta dapat menggali berbagai hal yang berkaitan dengan strategi pemanfaatan aset desa, pengelolaan potensi lokal, serta upaya meningkatkan kontribusi aset terhadap Pendapatan Asli Desa. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas perspektif peserta dalam merumuskan kebijakan maupun program pengembangan desa di wilayah masing-masing.

Kegiatan studi tiru ini turut melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tahun 2026 yang sedang melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Wunut. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN turut membantu kelancaran acara, khususnya dalam mendokumentasikan rangkaian kegiatan melalui pengambilan foto dan video. Dokumentasi dilakukan sebagai bagian dari pencatatan kegiatan sekaligus sebagai bahan publikasi dan arsip informasi mengenai aktivitas Pemerintah Desa Wunut.

Keterlibatan mahasiswa KKN tidak hanya menjadi bentuk dukungan teknis terhadap pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran secara langsung mengenai tata kelola pemerintahan desa dan hubungan kerja sama antardaerah. Melalui keterlibatan dalam kegiatan resmi seperti ini, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai proses penerimaan tamu, pelaksanaan kunjungan kerja, penyampaian materi, serta pentingnya dokumentasi dalam mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Selain membantu dokumentasi, keikutsertaan mahasiswa KKN juga mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan. Dokumentasi foto dan video yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk melengkapi laporan kegiatan, menjadi arsip pemerintah desa, serta mendukung penyampaian informasi melalui media publikasi desa. Dengan demikian, keterlibatan mahasiswa turut memberikan kontribusi dalam memperkuat penyampaian informasi mengenai kegiatan dan potensi Desa Wunut kepada masyarakat luas.

Kunjungan studi tiru ke Desa Wunut merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam mengelola kekayaan desa secara optimal. Pengelolaan aset yang efektif dan bertanggung jawab diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan desa, tetapi juga dapat mendukung pembangunan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan baik dan pertukaran pengetahuan antara pemerintah desa di Kabupaten Klaten dan Kabupaten Brebes. Pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi rombongan dalam mengembangkan tata kelola aset desa yang lebih produktif, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Desa Wunut berharap kegiatan studi tiru ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta serta menjadi sarana berbagi pengalaman dalam mengoptimalkan potensi desa. Dukungan mahasiswa KKN UNY dalam membantu dokumentasi dan kelancaran kegiatan juga menjadi wujud partisipasi mahasiswa dalam mendukung aktivitas pemerintahan dan pembangunan desa. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa, diharapkan berbagai kegiatan positif dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan Desa Wunut.

Penulis: Mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta 2026

Berita Terkait...

Berikan sebuah komentar